Breaking News
"Berita" adalah sajian informasi terkini yang mencakup peristiwa penting, fenomena sosial, perkembangan ekonomi, politik, teknologi, hiburan, hingga bencana alam, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Kontennya disusun berdasarkan fakta dan disampaikan secara objektif, akurat, dan dapat dipercaya sebagai sumber referensi publik.
Grab
Grab
Grabe Grabe Grabe
Berita  

Tindaklanjuti Keluhan Peternak Ayam Lokal, DPRD Tarakan Akan Gelar Pertemuan Lanjutan

Info Tarakan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tarakan menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti keluhan para peternak ayam lokal yang selama ini menghadapi berbagai persoalan, mulai dari fluktuasi harga hingga persaingan pasar. Sebagai langkah konkret, DPRD Tarakan berencana menggelar pertemuan lanjutan dengan para pemangku kepentingan terkait dalam waktu dekat.

Langkah ini diambil sebagai bentuk respons atas aspirasi peternak yang mengeluhkan kondisi usaha mereka yang dinilai semakin tertekan dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

Keluhan Peternak Jadi Perhatian DPRD

Keluhan peternak ayam lokal mencakup sejumlah persoalan krusial, seperti anjloknya harga jual ayam, tingginya biaya pakan, serta ketatnya persaingan dengan pasokan ayam dari luar daerah. Kondisi tersebut dinilai berdampak langsung terhadap keberlangsungan usaha peternak kecil dan menengah di Kota Tarakan.

DPRD Tarakan menilai, sektor peternakan ayam memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus menjadi sumber penghidupan bagi banyak masyarakat.

Pertemuan Lanjutan untuk Cari Solusi Bersama

Rencana pertemuan lanjutan ini akan melibatkan berbagai pihak, mulai dari peternak ayam lokal, dinas teknis terkait, hingga unsur pemerintah daerah lainnya. DPRD berharap forum tersebut dapat menjadi ruang dialog terbuka untuk mencari solusi konkret dan berkelanjutan.

Dalam pertemuan itu, DPRD Tarakan akan mendengarkan secara langsung aspirasi peternak sekaligus mendorong dinas terkait untuk memaparkan langkah-langkah yang telah dan akan dilakukan.

DPRD Tarakan
DPRD Tarakan

Baca juga: Stunting di Tarakan Naik Jadi 4,4 Persen, Didominasi Faktor Rokok dan Sanitasi

Dorong Perlindungan Peternak Lokal

DPRD Tarakan menekankan pentingnya perlindungan terhadap peternak lokal agar mereka mampu bertahan dan berkembang. Salah satu yang menjadi sorotan adalah perlunya pengaturan distribusi dan pengawasan pasokan ayam dari luar daerah agar tidak merugikan peternak setempat.

Selain itu, DPRD juga mendorong adanya kebijakan yang berpihak pada peternak, baik melalui pendampingan, stabilisasi harga, maupun kemudahan akses terhadap sarana produksi.

Peran Pemerintah Daerah dalam Stabilisasi Harga

Pemerintah daerah dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas harga komoditas peternakan. DPRD Tarakan menilai koordinasi antara pemerintah kota dan pelaku usaha sangat diperlukan untuk mencegah gejolak harga yang merugikan peternak maupun konsumen.

Upaya tersebut diharapkan dapat menciptakan iklim usaha yang sehat dan berkeadilan bagi seluruh pelaku sektor peternakan.

Peternak Harapkan Kebijakan Nyata

Para peternak ayam lokal berharap pertemuan lanjutan yang akan digelar DPRD Tarakan tidak sekadar menjadi forum diskusi, tetapi menghasilkan kebijakan dan langkah nyata yang dapat dirasakan langsung di lapangan.

Mereka berharap adanya kepastian usaha dan dukungan berkelanjutan agar sektor peternakan ayam lokal tetap mampu bertahan dan berkontribusi terhadap perekonomian daerah.

Komitmen DPRD Kawal Aspirasi Masyarakat

DPRD Tarakan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat, khususnya para peternak ayam lokal. Lembaga legislatif berjanji akan memastikan hasil pertemuan lanjutan tersebut ditindaklanjuti secara serius oleh pihak-pihak terkait.

Dengan adanya sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan peternak, diharapkan permasalahan yang dihadapi peternak ayam lokal di Kota Tarakan dapat segera menemukan solusi yang adil dan berkelanjutan.

tokopedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *