TARAKAN- BKMT Bersama Persaudaraan Mualaf (Pemaaf) Kota Tarakan sukses menggelar Tabligh Akbar bertajuk “Hidup Bersama Al-Quran” di Kayan Multifunction Room, Hotel Tarakan Plaza. Acara yang digelar pada hari Sabtu (8 Juli 2025) ini dihadiri oleh lebih dari 1.200 peserta, terutama ibu-ibu majelis taklim dan para mualaf yang antusias mendengarkan tausiah dari Ustadz Muhammad Jaber, adik almarhum Ustadz Ali Jaber yang juga dikenal sebagai dai kondang nasional.
Semangat Kebersamaan dalam Meningkatkan Keimanan
Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Tarakan, Dra. Hj. Qomariatul Hidayah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini bertujuan untuk memperkuat ukhuwah islamiyah sekaligus meningkatkan pemahaman umat tentang pentingnya hidup bersama Al-Quran.
“Awalnya, kami mengundang Angelina Sondakh, seorang mualaf sekaligus hafizhah Al-Quran, namun karena ada kendala jadwal, Allah menggantikannya dengan sosok yang tak kalah luar biasa, yaitu Ustadz Muhammad Jaber,” ujarnya.
Acara ini juga dirangkaikan dengan pelantikan Majelis Taklim Permata se-Kota Tarakan, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan majelis taklim di daerah.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem, Waspada Bencana Lokal di Tarakan
Sementara itu, Susiani, S.E., selaku Ketua Pemaaf sekaligus Ketua Panitia, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen untuk menjaga keistiqomahan para mualaf yang telah berhijrah.
“Kami ingin para mualaf tetap kuat dalam iman, terus belajar, dan tidak goyah dalam menghadapi tantangan kehidupan,” tegas Manajer Hotel Tarakan Plaza ini.
Ustadz Muhammad Jaber Ceramah Penuh Hikmah dan Kelucuan yang Menyentuh
Saat Ustadz Muhammad Jaber naik ke panggung, suasana langsung bergelora. Dengan gaya khasnya yang santai namun penuh makna, ia menolak duduk di sofa mewah yang disediakan panitia.
“Saya enggak mau duduk di sini, nanti ngantuk!” candanya sambil menggeser podium ke tengah panggung, membuat seluruh hadirin tertawa.
Dalam tausiahnya, Ustadz Muhammad Jaber menyampaikan 6 poin penting yang menjadi renungan bagi seluruh jamaah:
1. Keutamaan Hadir di Majelis Ilmu
“Walaupun tidak paham, tidak mengerti, bahkan sampai tertidur di majelis ilmu, asalkan niatnya ikhlas, insya Allah kita akan dimasukkan ke dalam taman surga,” ujarnya.
2. Bahaya Dosa Sesama Manusia
“Dosa kepada Allah seperti meninggalkan shalat atau puasa masih bisa diampuni jika kita bertaubat. Tapi, dosa kepada sesama manusia seperti fitnah, ghibah, atau menyakiti hati orang lain, tidak akan diampuni sampai orang tersebut memaafkan kita.”
3. Pentingnya Tabayyun (Mencari Kejelasan)
Ustadz Muhammad Jaber menceritakan kisah unik tentang seorang imam masjid yang selalu membaca Surat Al-Ikhlas (Qulhu) di setiap shalatnya. Jamaah pun protes, tapi sang imam hanya berkata:
“Kalau tidak suka, silakan shalat di masjid lain!”
Ketika dilaporkan ke Rasulullah ﷺ, beliau memerintahkan jamaah untuk bertabayyun (klarifikasi). Ternyata, sang imam menjawab:
“Saya cuma suka Surat Al-Ikhlas!”
Mendengar itu, Rasulullah ﷺ bersabda:
“Dia akan masuk surga karena kecintaannya pada Surat Al-Ikhlas.”
*”Nah, ibu-ibu, jangan cuma baca Qulhu terus. Al-Quran itu ada 114 surat lho!”* candanya, disambut tawa hadirin.
4. Menjadi Muslim yang Hakiki
“Muslim sejati adalah yang menjaga saudaranya dari lisan dan tangannya—artinya selalu berkata baik dan berbuat baik.”
5. Keajaiban Ayat Kursi
Ustadz Muhammad Jaber membagikan amalan rutinnya: membaca Ayat Kursi 3 kali sehari (pagi, sore, dan malam) serta setelah shalat fardhu.
“Ayat Kursi adalah perlindungan dari Allah. Barangsiapa membacanya, dia akan dijaga dari gangguan jin, setan, dan marabahaya.”
Ia kemudian memandu seluruh jamaah untuk membaca Ayat Kursi bersama-sama, menciptakan atmosfer spiritual yang mengharukan.
6. Doa Mohon Surga
“Setiap hari, panjatkan doa ini: ‘Allahumma inni as’alukal jannah’ (Ya Allah, aku memohon surga kepada-Mu). Jangan lupa juga minta dijauhkan dari neraka.“















